PT Fresh Galang Mandiri

Profesional - Komitmen - Kualitas

Digital Learning – Verifikasi dan Validasi Metode Pengujian dan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran

December 14, 2023

Digital Learning – Verifikasi dan Validasi Metode Pengujian dan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran

Jadwal Pelatihan Digital Learning – Verifikasi dan Validasi Metode Pengujian dan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran

TanggalTempatKota
Belum ada jadwal terbaru

 

DESKRIPSI

Validasi dan verifikasi metode merupakan suatu persyaratan yang wajib dilakukan oleh laboratorium sebelum menerapkan suatu metode pengujian atau kalibrasi. Selain itu, validasi dan verifikasi metode juga untuk mengetahui performance suatu metode secara periodik seiring dengan perubahan kinerja peralatan laboratorium yang digunakan di dalam metode uji tersebut, dan untuk memenuhi persyaratan ISO/IEC 17025 yang salah satu klausulnya mensyaratkan validasi metode uji sehingga presisi dan akurasinya dapat dipertanggungjawabkan.

Suatu metode harus diverifikasi dan divalidasi karena setiap laboratorium memiliki kondisi yang beragam. Keragaman tersebut dapat terjadi karena perbedaan sarana, kompetensi personel, peralatan, dan bahan kimia yang digunakan. Umumnya metode validasi dan verifikasi dilakukan sebelum suatu metode (yang akan dirujuk) dipakai dalam kegiatan analisis rutin di laboratorium uji. Disamping itu, laboratorium pengujian yang telah terakreditasi memiliki kewajiban untuk melakukan proses validasi atau verifikasi metode sebelum implementasi metode (klausul 7.2 ISO/IEC 17025:2017).

Karakteristik kinerja metode yang divalidasi, sebagaimana dinilai untuk penggunaan yang dimaksud, harus relevan dengan kebutuhan pelanggan dan konsisten dengan persyaratan yang ditentukan. Karakteristik kinerja dapat mencakup, namun tidak terbatas pada, rentang pengukuran, akurasi, ketidakpastian pengukuran hasil, batas deteksi, batas kuantifikasi, selektivitas metode, linieritas, pengulangan atau reproduksibilitas, ketahanan terhadap pengaruh eksternal atau sensitifivas silang terhadap gangguan dari matriks sampel atau benda uji, dan bias. Laboratorium harus merekam prosedur yang digunakan untuk validasi, spesifikasi persyaratan, penentuan karakteristik kinerja metode, hasil yang diperoleh dan pernyataan tentang keabsahan metode, yang merinci kesesuaiannya untuk tujuan penggunaan.

Validasi metode merupakan suatu proses (percobaan laboratorium) untuk membuktikan bahwa karakteristik kinerja metode analisis telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan verifikasi metode adalah suatu proses (percobaan laboratorium) untuk membuktikan bahwa laboratorium mampu menggunakan metode analisis baku/standar pada kondisi nyata di laboratoriumnya. Perbedaan dari validasi dan verifikasi metode terletak pada penggunaan metode. Dalam validasi, metode pengujian yang digunakan adalah metode tidak baku seperti jurnal, metode dari manual book alat, dan lainnya. Sedangkan verifikasi metode menggunakan metode pengujian standar seperti ISO, SNI, AOAC, EURACHEM dan standard maupun guidance lainnya. Apabila dikaji lebih mendalam yang dimaksud dengan prosedur yang digunakan untuk validasi bukan hanya terdiri dari bagaimana pengujian dilakukan pada saat laboratorium melakukan validasi metode, tetapi juga mencakup bagaimana data hasil validasi metode diolah sehingga pada akhirnya laboratorium tanpa ragu dapat mengatakan metode yang digunakan adalah valid.

Peningkatan mutu dalam uji analisa yang dituntut kebenaran dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia terkait dengan perhitungan estimasi ketidakpastian pengujian. Oleh karena itu penerapan ISO 17025 merupakan tuntutan utama untuk meningkatkan kompetensi laboratorium uji atau kalibrasi. Dalam ISO 17025 adalah ketidakpastian dalam pengukuran. Atas dasar inilah kenapa Training Estimasi Ketidakpastian Pengukuran ini penting diikuti oleh setiap laboratorium uji ataupun kalibrasi.

TUJUAN

Sesudah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta mampu:

  • Memahami bagaimana cara melakukan Internal Audit persyaratan kompetensi laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025:2017
  • Memahami kapan waktunya melakukan Internal Audit ISO/IEC 17025:2017 dan siapa yang harus melakukan audit internal di laboratorium
  • Memahami prinsip-prinsip pokok dalam melakukan audit internal
  • Menyusun Program Audit Internal, dan melakukan review terhadap temuan hasil audit dan menyelesaikannya
  • Memahami prinsip perhitungan ketidakpastian pengukuran untuk laboratorium
  • Mampu melakukan perhitungan ketidakpastian pengukuran untuk laboratorium
  • Memahami bagaimana menyelesaikan masalah dalam perhitungan ketidakpastian pengukuran

MATERI

  1. Review Transisi ISO/IEC 17025:2005 ke ISO/IEC 17025:2017
  2. Audit Internal dalam ISO/IEC 17025:2017
  3. Manajemen Audit Sistem Manajemen Laboratorium
  4. Kriteria dan Indikator Internal Audit
  5. Tujuan Audit Internal Laboratorium
  6. Prinsip-prinsip Auditor Internal
  7. Aspek-aspek Program Audit Internal Persyaratan ISO/IEC 17025:2017
  8. Jenis-jenis Audit Internal ISO/IEC 17025:2017
  9. Perencanaan, Pelaksanaan dan Tindak Lanjut Internal Audit ISO/IEC 17025:2017
  10. Teknik Audit dan Wawancara Internal Audit ISO ISO/IEC 17025:2017
  11. Komunikasi Internal Audit ISO ISO/IEC 17025:2017
  12. Pelaporan Hasil Internal Audit ISO/IEC 17025:2017 beserta Teknik Pembuatan Laporan yang Efektif
  13. Proses Audit Eksternal ISO/IEC 17025:2017 (Tinjauan Dokumen, Audit Akreditasi, Audit Elemen Khusus, Keputusan Akreditasi)
  14. Review Persyaratan ISO/IEC 17025 Klausul 5.4.6
  15. Jenis-jenis Kesalahan Pengukuran dalam Pengujian
  16. Kelemahan Metode Uji
  17. KonKarya dan Akomodasi Lingkungan
  18. Istilah dan Definisi dalam Pengukuran
  19. Sumber-sumber Ketidakpastian
  20. Klasifikasi Komponen Ketidakpastian
  21. Derajat Ketelitian Pengujian & Model Pengujian
  22. Indentifikasi Sumber Ketidakpastian
  23. Evaluasi Ketidakpastian Tipe A, B dan Gabungan

 

 

Form Pre-Registrasi

Data Materi Training

Topik Training : Digital Learning – Verifikasi dan Validasi Metode Pengujian dan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran
Link
*Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
*Nama Peserta Yang Didaftarkan

Personal Data

*Nama
*Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
*Nama Perusahaan
*Alamat Perusahaan
*Email Perusahaan
*Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
*Telepon Kantor
Ekstensi
*Handphone
* Harus di isi
TAGS , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
error: Content is protected !!